
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Gempa magnitudo 7,2 melanda Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh.
Gempa yang terjadi di ibu kota Caracas itu diperkirakan menyebabkan banyak korban dan kerusakan luas di negara Amerika Selatan tersebut.
“Banyak korban dan kerusakan luas kemungkinan terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas,” demikian pernyataa Survei Geologi AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa bumi itu disebut terjadi sekitar 160 kilometer sebelah barat Caracas.
Pihak berwenang belum segera memberikan perkiraan jumlah korban tewas atau luka-luka.
“Beberapa bangunan telah runtuh, rumah-rumah telah ambruk,” demikian pernyataan Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello.
Venezuela terletak di wilayah tektonik yang aktif secara seismik di mana Lempeng Karibia bertabrakan dengan Lempeng Amerika Selatan.
Warga di ibu kota, yang juga diguncang oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,3 skala Richter pada tahun 1967, bergegas mengungsi saat gempa mengguncang bangunan.
“Terdengar suara benturan yang sangat keras. Barang-barang berjatuhan di rumah, kendi di dalam kulkas. Saya belum pernah mengalami hal seperti ini,” kata Coro Martinez, 56 tahun, yang tinggal di Caracas bagian timur.
(asa)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: Raja Charles III Girang Bakal Bertemu Anak-anak Harry dan Meghan
Baca lagi: Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026: Kans Marquez Hattrick Kemenangan
Baca lagi: Tio Pakusadewo Soal Hidupnya: dalam Film, Ini Adegan Tikungan Terakhir




2 Responses
Artikel ini memberikan banyak inspirasi dan wawasan baru yang sangat berguna. Cara penyampaiannya yang sederhana membuat pembaca lebih mudah memahami isi pembahasan secara menyeluruh. Terima kasih atas konten yang informatif ini. Jangan lupa mengunjungi https://balloon-juice.com/2010/06/18/world-cup-open-thread-3/.
Artikel ini memberikan banyak wawasan baru yang dapat memperkaya pengetahuan pembaca.https://marketingdirectoy.com/most-visited-website-list-506/