
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Wali Kota New York
Zohran Mamdani
kembali menyatakan siap menangkap Perdana Menteri
Benjamin Netanyahu
jika berkunjung ke kota itu.
Mamdani menyampaikan pernyataan itu saat wawancara dalam podcast The Interview milik
The New York Times
pada pekan lalu. Ia mengulang sikap yang kerap disampaikan saat kampanye.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya yakin Perdana Menteri Netanyahu seharusnya berada di Den Haag,” kata Mamdani, merujuk pada Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
“Dia adalah penjahat perang yang sudah didakwa ICC,” imbuh wali kota itu.
Lalu, apakah Mamdani bisa menangkap Netanyahu di New York?
Para ahli mengatakan Mamdani kemungkinan tak punya wewenang hukum untuk memangkap Netanyahu.
Profesor hukum di Sekolah Hukum Cardozo, Rebecca Ingber, mengatakan Netanyahu memiliki kekebalan negara, yang melindungi kepala negara dan pemerintahan yang sedang menjabat dari yurisdiksi pidana.
Selama dua tahun terakhir, Netanyahu sudah mengunjungi New York pada September 2024 dan September 2025. Kala itu, dia menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.
Selama dua tahun tersebut, Mamdani belum resmi menjadi wali kota. Dia baru dilantik pada Januari 2026.
Ingber mencatat sebagai anggota PBB, Netanyahu mendapat perlindungan saat berkunjung ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.
“Ini sama sekali terlepas dari kenyataan dan bertentangan dengan semua yang diperjuangkan PBB: menyatukan orang-orang,” kata dia, dikutip
New York 1.
Mamdani sementara itu, juga menyadari bahwa undang-undang lain yang bisa menghalangi dia melanjutkan upaya menangkap Netanyahu.
“Pemerintahan saya akan mengikuti semua hukum lokal yang berlaku. Itu adalah komitmen kami, itu yang akan kami laksanakan,” ujar dia.
Sementara itu, mantan juru bicara internasional Israel di PBB, Jonathan Harounoff, mengatakan pernyataan Mamdani hanya sandiwara politik di tengah preseden hukum yang tak mengizinkan penangkapan tersebut.
Harounoff lalu menyebut Sidang Majelis Umum PBB membahas masalah internasional bukan tentang Mamdani dengan Netanyahu.
“Pada akhirnya, saya pikir walikota harus tetap fokus pada bidangnya. Ada banyak masalah, isu domestik yang seharusnya menjadi fokus walikota New York City,” kata dia.
(isa/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: Jelang Puncak Kemarau, Wilayah Ini Tak Dapat Hujan Lebih dari 2 Bulan
Baca lagi: Bocoran Artis Bakal Tampil di Final Piala Dunia 2026
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III



2 Responses
Suka banget sama gaya bahasanya yang mengalir dan gampang dicerna. Top cer banget min! Sekadar nambahin referensi bacaan untuk memperluas pemahaman, silakan mampir ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297405208_htm
Mantap ulasannya! Informatif sekali dan langsung to the point tanpa bertele-tele. Sekadar berbagi referensi pelengkap, buat yang mau mendalami materi serupa bisa mampir ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320566895_htm