
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Jumlah korban tewas dalam dua
gempa bumi
dahsyat di
Venezuela
bertambah menjadi 4 ribu jiwa per Jumat (10/7).
Melansir
AFP
, setidaknya sebanyak 4.118 orang dilaporkan tewas dan 16.740 orang terluka akibat gempa bumi yang terjadi pada akhir Juni lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ribuan lainnya masih dinyatakan hilang.
Tim penyelamat sendiri sebenarnya telah berhenti mencari korban yang selamat. Namun, warga masih terus mencari anggota keluarganya yang hilang di antara reruntuhan.
Gempa bumi dahsyat itu membuat Venezuela terus terlempar ke dalam jurang krisis ekonomi berkepanjangan.
Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez menyerukan pelepasan aset-aset beku yang disimpan di luar negeri untuk digunakan dalam pemulihan pasca-bencana.
Pada Rabu (8/7) lalu, ia juga sempat meminta Raja Charles III untuk memberikan sekitar 30 ton emas Venezuela yang dibekukan di bawah sanksi Inggris.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengeluarkan permohonan mendesak sebesar hampir US$300 juta atau sekitar Rp5,4 triliun untuk bantuan gempa bumi Venezuela.
Dua gempa bumi dahsyat mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu. Gempa bumi pertama bermagnitudo 7,5, dilanjut oleh gempa bumi kedua berkekuatan 7,2 SR yang terjadi hanya selang beberapa detik berikutnya.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Gus Ipul Sambut Perubahan Positif Siswa Sekolah Rakyat Lombok Barat
Baca lagi: Pria Dibunuh Gegara Messi Gagal Penalti saat Lawan Mesir
Baca lagi: Gus Ipul Sambut Perubahan Positif Siswa Sekolah Rakyat Lombok Barat



2 Responses
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di http://www.geocities.ws/agihome/bookmark.html.
Artikel ini adalah stimulan terbaik bagi siapa saja yang sedang mengalami stagnasi kreativitas https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi