
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Mahkamah Agung Amerika Serikat menolak perintah Presiden
Donald Trump
yang ingin mengakhiri status kewarganegaraan berdasarkan kelahiran bagi semua individu yang lahir di Negeri Paman Sam.
Putusan mayoritas Mahkamah Agung AS menghasilkan 6 banding 3, yang menjadi pukulan telak bagi Trump.
Putusan tersebut menguatkan putusan pengadilan tingkat rendah yang menyatakan bahwa perintah Trump bertentangan dengan Konstitusi AS, serta putusan Mahkamah Agung selanjutnya mengenai masalah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pendapat mayoritas, Ketua Mahkamah Agung John Roberts menelusuri praktik kewarganegaraan berdasarkan kelahiran di AS hingga hukum umum Inggris, melalui ratifikasi Amandemen ke-14 pada tahun 1868 dan putusan Mahkamah Agung tahun 1898 dalam kasus United States v Wong Kim Ark.
Dalam pendapat setebal 26 halaman, Roberts mengatakan pengacara pemerintahan Trump dan hakim Mahkamah Agung yang berbeda pendapat memberi bukti yang tidak cukup dalam penafsiran ulang mereka terhadap hukum yang sudah lama berlaku.
“Masalahnya adalah, bukti yang mendukung pandangan revisionis yang dramatis ini sangat sedikit,” kata Roberts dalam argumennya, dikutip Al Jazeera, Selasa (30/6).
“Para penyusun Amandemen Keempat Belas memperluas janji itu kepada ‘setiap orang yang lahir bebas di negeri ini’,” tulisnya.
“Kita tetap memegang teguh janji itu hingga hari ini.”
Roberts didampingi sesama Hakim konservatif Amy Coney Barrett dan Brett Kavanaugh, serta semua hakim liberal di pengadilan, yakni Hakim Sonia Sotomayor, Ketanji Brown Jackson, dan Elena Kagan.
Di pihak lain, Trump menyayangkan putusan tersebut dan tetap meminta Partai Republik di Kongres untuk mengesahkan undang-undang yang membatasi kewarganegaraan berdasarkan kelahiran.
“Kongres harus mulai HARI INI untuk berupaya mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan kelahiran yang mahal dan tidak adil bagi negara kita,” tulis Trump di media sosial buatannya.
“Mereka akan mendapatkan dukungan penuh dan total saya,” imbuh dia.
Setelah menjabat di periode kedua, Trump menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan melarang mereka yang lahir di AS dari orang tua dengan status hukum sementara atau tanpa dokumen untuk secara otomatis menerima kewarganegaraan AS.
(isa/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: BPOM Temukan Obat dan Kopi Herbal Ilegal, Klaim Buat Stamina Pria
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III
Baca lagi: 7 Aturan Gadget untuk Anak, Orang Tua Perlu Tetapkan Batasan Jelas



9 Responses
Terima kasih atas informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami. https://www.summit-americas.org/Quebec_Summit/Quebec-Indigenous/indigenous-mainpage-eng.htm
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://www.nsfocus.net/vulndb/14957 yang cukup menarik.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.instapaper.com/p/bong88living juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Saya menyukai penyampaian yang santai tetapi tetap profesional. https://www.christianitytoday.com/2010/03/bobcrawford-avettbro/
Saya mengapresiasi usaha penulis dalam menyusun artikel ini. Ada juga referensi menarik di https://supplyautonomy.com/king88comguru.vn/fr.
Konten seperti ini layak mendapatkan apresiasi. Semoga semakin banyak tulisan berkualitas, dan jangan lupa lihat juga https://www.mixcloud.com/king88com/.
Artikel ini mengingatkan saya bahwa informasi yang baik harus disampaikan dengan sederhana. Saya juga melihat pembahasan lain di https://supplyautonomy.com/king88comguru.vn/ta.
Terima kasih atas waktu dan usaha dalam membuat artikel ini. Saya juga menemukan beberapa referensi menarik melalui https://www.facer.io/user/2THd7LdRm1.
Artikel ini beneran paket lengkap! Isinya padat ilmu dan cara penyampaiannya gampang banget dicerna https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99/