
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Presiden Prancis
Emmanuel Macron
menyamakan Presiden Amerika Serikat (AS)
Donald Trump
dengan Presiden Rusia
Vladimir Putin
dan Presiden China
Xi Jinping
sebagai pemimpin dunia yang sangat menentang Eropa.
“Kita tidak boleh meremehkan bahwa ini adalah momen unik di mana seorang Presiden AS, seorang Presiden Rusia, dan seorang Presiden China sangat menentang Eropa,” ujar Macron saat berdiskusi dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis saat berkunjung ke Athena, Jumat (24/4), melansir
AFP
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Macron mendesak Eropa untuk bangkit dan menggunakan pengaruhnya di dunia. Tema ini konsisten diucapkannya selama masa jabatannya.
“Jadi, ini adalah saat yang tepat bagi kita [Eropa] untuk bangun,” ujarnya.
Macron telah lama mendesak Eropa untuk meningkatkan keamanannya sendiri alih-alih bergantung pada AS. Ia juga menyerukan penguatan bagian Eropa dari NATO.
Ia melihat, kini anggota NATO tak kompak saling membantu saat salah satu negaranya diserang. Hal ini termaktub dalam Pasal 5 perjanjian antar-anggota NATO.
Trump sendiri telah berulang kali meragukan kesediaannya untuk menghormati Pasal 5. Ia juga mengecam NATO karena ogah membantu AS dalam perang melawan Iran.
“Keraguan ini secara
de facto
melemahkan kekuatan aliansi,” ujar Macron.
Sebelumnya, seorang pejabat AS juga mengaku tengah mencari cara untuk menghukum negara seperti Spanyol dan Italia yang menolak ikut berperang melawan Iran.
[Gambas:Video USA Magazine]
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol: Marquez Tercepat, Zarco Mengancam
Baca lagi: Blokade Selat Hormuz Bikin Ekonomi Dunia Tekor Rp1.000 Triliun
Baca lagi: Detik-detik Kebakaran Gereja Bersejarah Usia 187 Tahun di New York



