
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Pakar politik dan tokoh publik
Rusia
Vadim Popov pernah mengusulkan untuk melarang atau membatasi penayangan serial animasi
Masha and the Bear
di televisi dan layanan streaming.
Menurut Popov, Masha adalah anak yang moody dan materialistis. Dia juga mencatat hal itu menimbulkan pertanyaan karena seluruh hewan di hutan takut ke tokoh utama itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Popov juga beranggapan serial tersebut tak sesuai dengan nilai-nilai tradisional masyarakat Rusia.
Penulis sekaligus produser Oleg Roy juga sempat mengusulkan pembatasan usia minimal 12 tahun untuk tayangan Masha and the Bear.
Roy mengatakan serial tersebut “tak ditujukan untuk anak-anak” demikian dikutip
Gazeta Rusia
.
Menanggapi usulan tersebut, anggota parlemen Rusia atau Duma, Alexander Sholokhov menyebut gagasan pembatasan rating usia terkait serial itu tak pantas.
“Dari yang saya lihat, saya tak mendapat kesan bahwa ini adalah sesuatu yang ‘hanya untuk orang dewasa.’ Dan rentang usia yang diusulkan membingungkan,” kata Sholokov, dikutip
Izvestia
.
Dia lau berujar, “Saya yakin bahwa langkah-langkah seperti itu, selain sebagai humas, tidak akan memberikan hasil apa pun,” kata anggota parlemen tersebut.”
Sholokov mencatat pembatasan semacam itu seringkali membangkitkan minat yang tak sehat.
(isa/bac)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Dampak Perang Iran vs AS-Israel, F1 GP Bahrain dan GP Arab Saudi Batal
Baca lagi: Nikah Terpaut Usia 14 Tahun, Calon Pengantin Wanita Hilang Jelang Akad
Baca lagi: Pisau Dapur Lolos ke Kabin Pesawat, Sistem Keamanan Bandara Disorot


