
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Polisi menangkap dua orang yang nekat memanjat puncak antena di gedung
Empire State Building
, New York, Amerika Serikat, pada Rabu (1/7) siang waktu setempat.
Kedua individu yang menggunakan topeng itu diidentifikasi sebagai Angela Nikolau dan Ivan Kuznetsov. Mereka diduga melakukan aksi lamaran, saat berada di puncak gedung pencakar langit tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir
USA Magazine
, Kepolisian New York kini menyelidiki bagaimana pasangan itu bisa mengakses area terlarang yang tidak terbuka untuk umum.
Dua petugas Unit Layanan Darurat memanjat menggunakan empat tangga untuk mencapai pasangan itu di puncak menara, mengawal mereka turun dengan aman, dan menahan mereka.
“Tetap di tempatmu. Kamu tidak boleh berada di sini,” kata seorang petugas dalam video bodycam, yang direkam dari ketinggian di atas kota.
“Saya baik-baik saja,” jawab wanita itu. Wajahnya dikaburkan oleh polisi dalam video tersebut.
Di Instagram, Angela Nikolau mengunggah foto dan video aksi mereka, termasuk foto cincin pertunangannya dengan latar belakang kota.
Di atas antena Empire State, pasangan itu membentangkan spanduk bertuliskan “Ketika kekuatan cinta mengalahkan cinta atas kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian”.
Antena di puncak Empire State Building memancarkan sinyal siaran untuk hampir semua stasiun TV dan radio lokal New York.
Di akun Instagram itu juga tampak puluhan unggahan yang menunjukkan pasangan itu berpose di puncak berbagai gedung dan struktur tinggi lainnya.
Sebuah unggahan yang disematkan di bagian atas halaman media sosialnya mempromosikan film dokumenter Netflix dari tahun 2024, “Skywalker: A Love Story”.
Deskripsi Netflix tentang film dokumenter tersebut menggambarkan pasangan itu sebagai “influencer pemberani” yang mengambil risiko kebebasan dan hidup mereka untuk mendaki berbagai gedung pencakar langit raksasa.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Yamaha Resmi Pisah dengan Quartararo dan Rins di Akhir MotoGP 2026
Baca lagi: Hasil Piala Dunia: Comeback Gol Penalti VAR, Belgia Lolos ke 16 Besar
Baca lagi: Penampakan Kobaran Api Meluas di TPA Jatiwaringin, Rabu Malam



5 Responses
Penulisnya punya gaya bahasa yang khas dan cerdas. Saya fans berat tulisan Anda https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/news/page/5/ terimakasih
Tulisan berkualitas tinggi yang ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99_08042021/ semoga bermanfaat bagi banyak orang
Sangat puas dengan sistematika penulisan yang sangat rapi dan berorientasi pada target https://www.saltwire.com/atlantic-canada/michael-cameron-the-movie-finch-explores-how-dogs-help-us-define-humanity-100681591
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=660 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://www.smashwords.com/profile/view/lizzieviolet yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.