
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Pengadilan di
Rusia
menjatuhkan hukuman terhadap tiga orang yang dianggap membuat gerakan LGBT dalam sebuah klub malam bernama Pose.
Dikutip dari Reuters, Selasa (30/6), pemilik klub malam LGBT Pose, Vyacheslav Khasanov, dijatuhi hukuman penjara selama 7 tahun dan dijatuhi denda 1 juta rubel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer klub Pose, Diana Kamilyanova, dipenjara selama enam tahun dan tiga bulan. Sementara direktur seni Pose, Alexander Klimov, divonis hukuman penjara selama dua tahun dan tiga bulan.
Keputusan pengadilan ini merupakan kasus pertama yang diajukan berdasarkan larangan terhadap apa yang disebut Moskow sebagai “gerakan LGBT”.
Kasus ini sudah berjalan dua tahun, sejak polisi menggerebek klub Pose yang berlokasi di kota Orenburg dua tahun lalu. Ketiga terdakwa dianggap telah mengorganisir dan berpartisipasi dalam kegiatan “organisasi ekstremis”.
Pose sendiri sudah beroperasi sejak 2021 dan secara rutin mengadakan pesta LGBT. Ketika pemerintah Rusia mulai membatasi pergerakan LBGT, Pose kemudian memasarkan diri sebagai “teater bar parodi”.
Pengadilan menyatakan bahwa ketiga terdakwa telah: “Dengan kedok mengelola klub malam, menyelenggarakan acara-acara yang berpusat pada tema umum untuk menunjukkan afiliasi dengan orang-orang dengan orientasi seksual non-tradisional bagi kelompok pengunjung tempat tersebut yang tidak spesifik.”
Putin tindak tegas LGBT
Di bawah Presiden Vladimir Putin, Rusia telah menindak hak-hak LGBT dan menggambarkannya sebagai penemuan Barat dan mengancam nilai-nilai tradisional Rusia yang didasarkan pada keluarga, bangsa, dan iman Kristen Ortodoks.
Mahkamah Agung Rusia menetapkan “gerakan LGBT” sebagai ekstremis pada 2023 dan mereka yang mendukungnya telah ditetapkan sebagai teroris, membuka jalan bagi kasus pidana serius terhadap anggota komunitas LGBT dan para pendukungnya.
Pemerintah Rusia juga secara rutin memberi hukuman denda terhadap platform digital musik dan film online karena menayangkan konten LGBT.
(har/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Mantan Menpora Dito Kembali Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Haji
Baca lagi: Kecap Manis Ternyata Mengandung Natrium, Aman Dikonsumsi?
Baca lagi: Debut di Wimbledon 2026, Janice Tjen Bangga Bawa Nama Indonesia




6 Responses
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.intensedebate.com/users/37719141 juga bahas hal yang sama lho.
Penulisnya punya gaya bahasa yang khas dan cerdas. Saya fans berat tulisan Anda https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/news/page/5/ terimakasih
Saya suka dengan gaya penyampaiannya yang tidak bertele-tele. http://pparh.free.fr/amazecotour/intro/liens.htm
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.instapaper.com/p/bong88living juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Konten seperti ini layak mendapatkan apresiasi. Semoga semakin banyak tulisan berkualitas, dan jangan lupa lihat juga https://www.mixcloud.com/king88com/.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://cvemon.intruder.io/cves/CVE-2009-2450 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.