
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Pengadilan Paten dan Pasar di
Swedia
menjatuhkan vonis kepada Google dengan sanksi 14,3 miliar Kronor atau setara Rp26 triliun.
Hukuman tersebut dijatuhkan pengadilan negara itu terhadap Google sebagai ganti rugi atas kerugian besar perusahaan Klarna, pemilik situs pembanding harga-harga di Swedia, Pricerunner.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google dinyatakan bersalah karena mempromosikan fitur pembanding harga milik mereka sendiri dalam mesin pencarian, dikutip dari
AFP
.
Pengadilan Paten dan Pasar di Stockholm menyatakan bahwa “Pricerunner dianggap telah menderita kerugian sebagai akibat dari Google yang secara tidak sah mengutamakan layanan perbandingan harganya sendiri selama bertahun-tahun.”
Klarna mengakuisisi PriceRunner pada 2022 dan sejak itu telah memperluas fitur Pencarian & Perbandingan yang didukung PriceRunner ke 13 pasar. Basis data yang mendasarinya mencakup lebih dari 100 juta produk dan 500 juta daftar pedagang, dikutip dari laman
Investing
.
“Putusan ini mendukung pasar yang lebih sehat dan lebih kompetitif dalam cara orang membandingkan produk dan layanan,” kata Kepala Komunikasi dan Kebijakan di Klarna, Dan Greaves.
Putusan ini muncul ketika Klarna menunjukkan momentum operasional yang kuat dengan pendapatan yang tumbuh 33 persen menjadi US$3,82 miliar dalam dua belas bulan terakhir.
Menurut analisis
InvestingPro
, analis memperkirakan perusahaan akan menghasilkan keuntungan tahun ini. Saat ini saham tersebut dinilai masih terlalu tinggi
Untuk wawasan yang lebih mendalam, investor dapat mengakses Laporan Riset Pro komprehensif Klarna, yang tersedia untuk saham ini dan lebih dari 1.400 saham AS lainnya.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: Pengguna Seluruh Dunia Segera Bisa Akses Lagi Fable 5 Anthropic
Baca lagi: Pacar dan Istri Dituding Biang Kerok Timnas Jerman Remuk Redam
Baca lagi: Sinopsis Enola Holmes 3, Misi Pencarian Sherlock Holmes



6 Responses
Tulisan berkualitas tinggi yang ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99_08042021/ semoga bermanfaat bagi banyak orang
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://www.cve.org/CVERecord?id=CVE-2008-5725 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Konten yang berkualitas seperti ini memang pantas diapresiasi. Referensi tambahan yang saya gunakan berasal dari https://artistecard.com/king88comguru.
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://atomon.ciao.jp/wp1/2016/05/24/%E3%82%B0%E3%83%AA%E3%83%83%E3%83%89%E3%82%B7%E3%82%B9%E3%83%86%E3%83%A0%E3%82%92%E4%BD%BF%E3%81%A3%E3%81%9F%E3%83%AC%E3%82%B9%E3%83%9D%E3%83%B3%E3%82%B7%E3%83%96%E3%83%AB%E3%83%87%E3%82%B6%E3%82%A4/ karena materi di sana cukup relevan.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=532 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai http://e-vote.pepper.jp/business/380.html yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.