
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
membantah kabar pihak Israel telah memberi laporan intelijen terkait rencana Iran yang ingin membunuhnya.
“Tidak, tidak. Israel tidak memberikan apa pun. Tidak, tidak,” kata Trump kepada New York Post.
Sebelumnya, muncul laporan Israel memberi tahu Washington tentang rencana pembunuhan baru terhadap Trump pekan ini. Secara terpisah, USA Magazine melaporkan bahwa informasi intelijen Israel yang dibagikan kepada AS tidak spesifik dan bukan merupakan rencana formal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump memastikan Israel tidak memberinya laporan. Namun, Trump mengklaim bahwa dirinya sudah sering menjadi target rencana pembunuhan oleh Iran.
“Saya telah menjadi nomor 1 [dalam daftar target pembunuhan Iran] untuk waktu yang lama, dan begitulah hidup, Anda tahu,” kata Trump.
Lebih lanjut, Trump juga sudah memberikan instruksi kepada militer AS, jika Iran benar-benar berusaha membunuhnya, maka AS akan melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran.
“Saya telah memberikan instruksi — jika terjadi sesuatu, untuk membom mereka secara besar-besaran hingga tingkat yang belum pernah mereka lihat sebelumnya,” ucap Trump.
Sebelumnya, Trump mengatakan AS dan Iran telah sepakat untuk melanjutkan perundingan. Namun, ia menegaskan bahwa gencatan senjata telah berakhir. Melansir Reuters, komentar itu muncul pada hari yang relatif tenang usai letusan konflik anyar antara kedua negara selama sepekan ke belakang.
“Iran telah meminta kami untuk melanjutkan pembicaraan. Kami sepakat untuk melakukan hal tersebut. Namun, AS menyatakan kepada mereka, dengan tegas, bahwa gencatan senjata telah berakhir,” tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.
Namun, Iran membantah meminta AS untuk melanjutkan perbincangan. Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, pihaknya hanya setuju untuk menjadi tuan rumah bagi mediator Qatar di Iran.
Mediator dari Qatar bertemu dengan para pejabat Iran pada Jumat (10/7) untuk meredakan ketegangan dengan AS dan membahas navigasi melalui Selat Hormuz.
(tim)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: Jadi Juara Tahun Lalu, Veda Punya Panduan Balapan di Moto3 Jerman
Baca lagi: Tak Banyak yang Tahu, 5 Kuliner Indonesia Ini Lahir dari Kemiskinan




4 Responses
Sebuah bacaan yang memicu revolusi berpikir, memaksa kita keluar dari zona nyaman intelektual https://nucentix-labs-keto-gummies-weight-loss.webflow.io/
Artikel ini adalah stimulan terbaik bagi siapa saja yang sedang mengalami stagnasi kreativitas https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi
Artikel ini menyajikan kemewahan intelektual yang membuat pembaca merasa sangat dihargai https://www.ivoox.com/experience-the-power-of-tom-lue-male-enhancement-audios-mp3_rf_108040360_1.html
Artikel ini laksana ensiklopedia mini yang merangkum fenomena global ke dalam narasi lokal yang padat https://penguin-cbd-gummies.company.site/SAMPLE-Pink-Hoodie-p557634362