
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Presiden
Donald Trump
menampik kemungkinan Amerika Serikat menggunakan nuklir untuk menyerang
Iran
. Dalam pernyataannya, Trump juga menyematkan nada ancaman.
“Tidak, saya tidak akan menggunakannya [senjata nuklir],” kata Trump pada Kamis (23/4) ke jurnalis di Gedung Putih, seperti dikutip AFP.
“Mengapa saya harus menggunakan senjata nuklir ketika kita, dengan cara yang sangat konvensional, telah memusnahkan mereka tanpa itu?” tanya dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump mengatakan senjata nuklir juga tak boleh digunakan siapa pun.
Trump berulang kali mengatakan ingin menghancurkan program nuklir Iran karena dianggap membahayakan kawasan Timur Tengah. Dalih ini juga digunakan AS dan sekutunya Israel untuk mulai menggempur Iran sejak 28 Februari lalu.
Iran berulang kali membantah tuduhan AS, dan menegaskan program nuklir mereka bukan untuk senjata tapi tujuan damai.
Masalah pengayaan nuklir Iran juga jadi salah satu pembahasan alot dalam negosiasi damai lanjutan AS-Iran imbas konflik akhir Februari itu.
Rumor kemungkinan Trump akan menggunakan senjata nuklir untuk menyerang Iran sebelumnya sempat viral, usai presiden AS ini disebut meminta kode nuklir saat rapat soal perang pada pekan lalu.
Klaim viral itu berasal dari pernyataan mantan pejabat CIA, Larry Johnson, saat wawancara dalam podcast “Judging Freedom” pada 20 April. Dalam siniar itu Johnson mengeklaim pertemuan darurat Gedung Putih yang digelar pada 18 April berakhir konfrontatif.
Dia menyebut nama Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, yang termasuk menolak arahan Trump soal permintaan kode nuklir.
Terlepas dari isu viral ini, tidak ada laporan independen maupun konfirmasi resmi yang mendukung pernyataan tersebut. Selain itu tidak ada sumber kredibel yang memverifikasi bahwa wewenang peluncuran nuklir pernah digunakan.
(isa/dna/bac)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: RI Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia, Stok Aman Sampai Akhir Tahun
Baca lagi: Boiyen Umumkan Sudah Resmi Cerai dari Rully Anggi Akbar
Baca lagi: Ketua LPS Ungkap Tujuan Utama Jogja Financial Festival 2026


