
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Presiden
Donald Trump
kembali mengecam aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (
NATO
) dan negara-negara sekutunya di luar Eropa karena ogah bantu Amerika Serikat berperang melawan Iran.
Trump juga mengkritik Korea Selatan, Jepang, hingga Australia dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Senin (6/4). Ia menilai sekutu-sekutu ini tak berbuat apa-apa membantu AS selama perang dengan Iran berlangsung sejak 28 Februari lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Begini, kami ke NATO. Saya tidak meminta dengan tegas, saya hanya berkata, ‘Hei, jika Anda ingin membantu, bagus’,” ucap Trump, dikutip
AFP
.
Tapi, Trump menuturkan NATO benar-benar tidak berupaya membantu AS dalam konflik ini. Ia bahkan lagi-lagi mencap NATO sebagai “macan kertas”, pihak yang kelihatannya kuat padahal sebenarnya lemah.
“Aliansi itu adalah macan kertas,” imbuh Trump.
[Gambas:Video USA Magazine]
Dalam kesempatan itu, Trump juga memamerkan usaha yang selama ini dilakukan AS untuk membantu sekutu-sekutu di belahan dunia lainnya. Ia menyinggung bagaimana selama ini AS merogoh kocek dan logistik untuk menempatkan ribuan pasukan AS di Jepang hingga Korea Selatan.
AS memang memiliki pangkalan militer di Jepang dan Korsel yang bertujuan membendung ancaman Korea Utara terhadap sekutu-sekutunya di kawasan itu.
“Kita punya 50 ribu tentara di Jepang untuk melindungi mereka dari Korea Utara. Kami juga punya 45.000 prajurit di Korea Selatan. Tapi mereka tak berbuat apa-apa,” ucap Trump seperti dikutip
Al Jazeera.
Lebih lanjut, Trump mengungkap akar Perselisihan AS dan NATO berasal dari rencana imperialis dia mencaplok Greenland.
“Kami menginginkan Greenland. Mereka tidak mau memberikannya kepada kami. Dan saya berkata, ‘selamat tinggal’,” kata Trump.
AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada 28 Februari. Operasi itu menyebabkan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dam ribuan warga sipil tewas.
Iran juga menutup Selat Hormuz, jalur penting untuk perdagangan minyak global.
(isa/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: 5 Menteri Eropa Todong Pajak Keuntungan Perang ke Perusahaan Energi
Baca lagi: Banggar-Kepala BGN Rapat, Soroti Kendala MBG dan Penajaman Anggaran
Baca lagi: Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai



