
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
ikut-ikutan memprediksi Perdana Menteri
Inggris
Keir Starmer
yang bakal mengundurkan diri hari ini, Senin (22/6).
Melalui kicauan di Truth Social, Trump blak-blakan menilai kepemimpinan Starmer di Inggris selama hampir dua tahun gagal total terutama dalam dua isu penting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Keir Starmer akan mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Inggris. Dia gagal total dalam dua isu yang sangat penting: IMIGRASI dan ENERGI (BUKA KEMBALI EKSPLORASI MINYAK DI LAUT UTARA!),” ucap Trump dalam kicauannya di Truth Social.
Meski begitu, Trump tetap mendoakan yang terbaik untuk Starmer.
“Saya mendoakan yang terbaik untuknya!” ucapnya lagi.
Isu pengunduran diri Starmer muncul setelah politisi Partai Buruh Andy Burnham menang telak dalam pemilihan di daerah pemilihan Makerfield pekan lalu.
Menurut laporan sejumlah media Inggris, Andy Burnham dijadwalkan bakal menduduki kursinya di Dewan Perwakilan Rakyat, yang akan membuka jalan baginya untuk maju ke kursi kepemimpinan. Berdasarkan aturan Partai Buruh, pemimpin partai kiri-tengah itu haruslah seorang anggota parlemen.
“Pemimpin yang sedang tertekan itu diperkirakan akan mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai perdana menteri, setelah tekanan luar biasa dari anggota parlemen Partai Buruh untuk memberi jalan bagi Andy Burnham,” demikian laporan
The Guardian.
Sementara itu
BBC
melaporkan ada “tanda-tanda yang semakin kuat” bahwa Starmer akan menyampaikan rencana pengunduran diri pada Senin.
Burnham, yang menjabat sebagai Wali Kota Great Manchester sejak 2017, beberapa kali telah menyatakan niatnya untuk memimpin Partai Buruh yang popularitasnya belakangan sedang merosot.
Jika berhasil, pria berusia 56 tahun itu bisa menjadi perdana menteri secara otomatis, kecuali ada penantang lain untuk posisi tersebut mengingat Partai Buruh memiliki mayoritas parlemen yang besar.
Laporan
The Guardian
menyebut Starmer dan lingkar dalamnya sedang mengerjakan pidato pengunduran diri.
Jika pengumuman itu disampaikan segera, Starmer masih akan menjabat hingga setelah musim panas, sementara PM baru bakal dilantik pada konferensi partai di akhir September.
(rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: Pacar Ayu Ting Ting Go Public, Kevin Gusnadi Beri Kejutan Romantis
Baca lagi: Pedagang Nekat Jual Minyakita di Atas Rp15.700 akan Masuk Daftar Hitam
Baca lagi: Kim Mu-yeol Diincar Main Drama Medis Sutradara Teach You a Lesson


