
Jakarta, USA Magazine Indonesia
—
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
menyedot perhatian setelah keliru menyebut Republik Islam
Iran
menjadi “Republik Islam Jepang”.
Dalam jumpa pers bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela konferensi tingkat tinggi (KTT) NATO, Trump mulanya sedang bicara tentang kapal induk AS, USS Abraham Lincoln.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian teringat dengan perangnya melawan Iran, namun secara keliru menyebut Iran sebagai Jepang.
“Kita memiliki kapal induk yang merupakan salah satu yang terindah di dunia, salah satu yang terbesar, Abraham Lincoln,” kata Trump pada Rabu (8/7), seperti dikutip
USA Today.
“Dan beberapa bulan yang lalu, seperti yang saya ceritakan sebelumnya, kita dihujani 111 rudal oleh Republik Islam Jepang,” lanjutnya.
Trump melanjutkan ratusan rudal tersebut ditembakkan ke kapal induk Washington selama satu jam namun semuanya berhasil dicegat.
Pada akhir Februari, AS berperang melawan Iran bersama dengan Israel. Iran mengaku telah menyerang USS Abraham Lincoln dengan rudal balistik, namun militer AS mengeklaim tidak satu pun mengenai kapal induk.
“Lincoln tidak terkena. Rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekati sasaran. Lincoln terus meluncurkan pesawat untuk mendukung kampanye tanpa henti CENTCOM (Pusat Komando AS) dalam membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dsari rezim Iran,” demikian pernyataan CENTCOM.
AS sendiri bersekutu dengan Jepang. Hubungan militer kedua negara telah terjalin selama hampir 75 tahun.
AS dan Jepang meneken perjanjian pada 1952, tujuh tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II. Kedua negara juga memilki perjanjian pertahanan bersama, dengan sekitar 60.000 tentara AS saat ini ditempatkan di sekitar Jepang.
(rds/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video USA Magazine]
Baca lagi: Pekan Debut Enola Holmes 3 Catat 20,7 Juta Views
Baca lagi: Bridgestone Ingatkan Pentingnya Perawatan Ban Jelang Libur Nataru 2024
Baca lagi: Jadi Penghulu, Adam Sandler Pesan Ini ke Taylor Swift dan Travis Kelce




7 Responses
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://kldp.org/comment/258503 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Struktur anatomi tulisan yang sangat sistematis mempermudah proses klasifikasi dan kodifikasi poin-poin krusial secara mandiri https://crookedtimber.org/page/762/?p=lcnjtqpivqmhmke
Sebuah kontribusi pemikiran yang fundamental; artikel ini sangat mumpuni dalam menaikkan level kecerdasan literasi pembacanya https://crookedtimber.org/author/chris-bertram/page/115/?bset=0003%3F
Kontennya cocok dibaca siapa saja karena bahasanya sederhana. Saya juga membaca informasi tambahan di [https://teletype.in/@hurawatchtv](https://teletype.in/@hurawatchtv).
Membaca artikel ini terasa seperti mendapatkan penjelasan langsung dari orang yang memahami topiknya. Saya juga sempat mengunjungi [https://www.bloggang.com/viewdiary.php?id=gsang5&group=2](https://www.bloggang.com/viewdiary.php?id=gsang5&group=2).
Penulis menolak simplifikasi dangkal, melainkan mengajak kita menelusuri labirin fenomena ini dengan kompas metodologi yang sah. https://teknokrat.ac.id/pentingnya-membiasakan-membaca-bagi-mahasiswa/
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di http://www.geocities.ws/agihome/bookmark.html.